penyakit ambeien

 halo, berjumpa lagi pada kesempatan kali ini di blog diskusi Kesehatan teraktual, pada kali ini kita akan membahas tentang penyakit terkait saluran pencernaan yaitu ambeien.

Pasti disini sudah pada kenal yang Namanya ambeien atau wasir. Penyakit ini adalah penyakit yang umum dan sering dijumpai di masyarakat. Penderitanya pun cukup banyak sehingga saya rasa perlu untuk dibahas dan diceritakan secara general and fun.

Wasir sendiri adalah merupakan penyakit menahun yang terjadi secara kronis pada seorang individu. Biasanya pasien tidak menyadarinya dalam waktu yang singkat sehingga proses terjadinya penyakit ini tergolong tidak disadari atau silent. Pasien baru sadar Ketika penyakit yang dialaminya sudah membesar bahkan sudah menimbulkan pendarahan yang merupakan tanda penyakit ini sudah kronis dialami oleh pasien.



Pada awal penderita mengalami penyakit ini biasanya keluhannya hanya berupa seperti ada yang mengganjal pada saat buang air besar sehingga sering diacuhkan oleh penderita. Hal ini dikarenakan benjolan yang terjadi masih kecil dan tidak dirasa terlalu mengganggu oleh pasien.

Namun apabila pasien tidak memperbaiki pola hidup maupun pola makan dan menerapkan pola makan makanan yang sehat dan tidak mengiritasi lambung dan pada akhirnya berdampak pada dinding saluran cerna bawah.

Wasir sendiri merupakan penyakit yang dalam kondisi awal atau stadium awal tidak terlalu mengganggu atau bahkan tidak mengganggu sama sekali terhadap kehidupan pasien.

Terlebih lagi pada pasien yang cuek terhadap penyakit ini, biasanya akan mengabaikan sampai penyakit berubah ke tahap lanjut. Dan pada akhirnya akan berakibat buruk bagi saluran pencernaan bawah.

Penyakit ini sering diperparah dengan kebiasaan pasien yang sering mengalami buang air besar encer atau diare karena Ketika seseorang mengalami diare. Yang terjadi pada system saluran pencernaan bagian bawah ialah Ketika feses atau kotoran yang dikeluarkan oleh usus besar terjadi secara cepat.

Proses ini terjadi secara cepat dimana feses yang bersifat cair atau tidak sepenuhnya cair yang keluar secara cepat melalui anus atau lubang dubur. Partikel feses yang tidak sepenuhnya cair tadi akan menggesek permukaan saluran pembuangan sehingga menciptakan flare pembuluh darah pada area tersebut yang biasanya memperparah gejala dari wasir.

Pada pasien yang sering mengalami diare maka harus diperhatikan apa penyebab diarenya dan apabila terjadi berkelanjutan. Maka pasien dapat berkonsultasi kepada dokter terdekat untuk mendapatkan second opinion agar diare segera teratasi.

Namun pasien dengan diare juga dapat mendapatkan obat warung terlebih dahulu sebagai penatalaksanaan pertama agar diare tidak berlanjut. Proses terbentuknya wasir sendiri merupakan proses yang sepenuhnya mekanik yang terjadi di area anus.

Area anus sendiri merupakan bagian yang elastis dan termasuk memiliki daya tahan yang sangat bagus sehingga sebetulnya tidak mudah untuk pasien memiliki penyakit ini.

Kecuali pasien tersebut sangatlah acuh terhadap apa yang terjadi dengan tubuhnya. Sehingga pembesaran pembuluh darah pada bagian anus terus membesar dan akhirnya berdarah.

Ketika ini terjadi biasanya pengobatan mutlak adalah pembedahan dengan menghilangkan pembuluh darah yang melemah karena gesekan dari feses tadi.

Pembesaran yang dimaksud adalah biasanya merupakan pembesaran dari pembuluh darah arus balik atau yang dikenal secara umum adalah pembuluh darah vena.

Pembuluh darah ini mengalirkan darah balik dari jantung Kembali ke jantung setelah selesai diserap oksigennya oleh jaringan sekitar. Darah di pembuluh darah vena biasanya lebih lambat daripada arteri. Sehingga darah mudah mengalami kemacetan atau stagnasi.

Biasanya darah dari pembuluh darah ini bila tidak mendapat support dari otot disekitarnya maka akan sulit untuk mengalirkan darah Kembali ke jantung.

Pembuluh darah vena ini biasanya memiliki struktur lunak dan bersekat sehingga darah yang mengalir didalamnya biasanya lambat dan lama baru Kembali ke jantung. Lambat disini adalah tidak secepat arteri yang menerima hempasan darah langsung dari jantung.

Kembali lagi ke pembuluh darah vena yang terjadi pada kasus ambeien atau wasir. Vena ini diapit oleh otot-otot disekitar anus namun dalam kondisi yang kronis dan ekstrim vena ini biasanya melebar karena gesekan mekanis oleh feses dan juga Gerakan mengejan yang berlebihan yang terjadi secara terus-menerus dan menahun atau yang disebut kronis.

Pelebaran ini biasanya bersifat irreversible pada kasus yang sudah kronis yaitu dimana vena yang sudah melebar tidak dapat Kembali mengecil alias terus membesar dan pada akhirnya harus dioperasi.

Diharapkan pasien dapat menghindari memakan makanan yang bisa memicu terjadinya diare atau makanan yang akan membuat sembelit. Karena diare ataupun sembelit yang berlebihan dalam waktu yang kronis atau lama biasanya akan memperparah kondisi ini.

Makanan yang dimaksud bisa adalah terlalu banyak mengkonsumsi makanan bersantan seperti lontong, nasi uduk atau nasi lemak, makanan yang mengandung banyak minyak, makanan yang berkuah kacang seperti sate, atau makanan yang mengandung cabai berlebih.

Siapa nih disini yang suka dengan makanan diatas. Tenang, makanan diatas memang bisa memicu terjadinya diare pada Sebagian orang namun pengkonsumsian yang wajar biasanya masih aman.

Namun apabila sehabis mengkonsumsi makanan diatas anda menjadi diare berlebihan ada baiknya anda membatasi menkonsumsi makanan tersebut karena tidak sebanding Ketika terjadi wasir.

Selain dari makanan yang disebutkan diatas, ada pentingnya anda memperhatikan Ketika anda sedang tidak enak badan atau merasa sedikit sakit. Maka ada bagusnya anda mengurangi pengkonsumsian sayur dan buah karena dapat memicu usus tidak dapat mencerna dengan baik sehingga bisa terjadi diare.

Pada Sebagian orang mengkonsumsi makanan tersebut malah bisa menjadi pemicu konstipasi yang berkepanjangan sampai tiga hari lamanya. Jadi penting untuk mengidentifikasikan makanan mana yang buruk bagi anda. Sehingga terhindar dari resiko kronis berupa wasir.

Nah itu tadi sekilas tentang makanan yang bisa berdampak tidak langsung terhadap wasir sehingga penting untuk diketahui, berikutnya mari kita mengenal beberapa tahapan wasir yang umum.

Wasir sendiri berbentuk benjolan yang lunak di daerah sekitar anus yang berdasarkan lokasinya bisa dibagi menjadi dua yaitu:

                      ·      Internal

          ·      Eksternal

Wasir yang bersifat internal bisa dikatakan berada didalam anus dan  baru bisa terlihat keluar anus apabila sudah mencapai tahap lanjut.

Wasir jenis ini biasanya sulit untuk diketahui karena berada didalam anus dan biasanya tidak tampak dari luar.

Sedangkan wasir eksternal adalah wasir jenis pembesaran vena yang terjadi di pinggiran anus sehingga dapat dilihat dan dirasakan jelas oleh pemeriksa ataupun penderitanya.

Dan berdasarkan stadiumnya wasir terbagi menjadi empat tahapan, yaitu:

·      Tahap 1

Wasir jenis ini biasanya masih berbentuk kecil dan sering diabaikan oleh pasien sehingga keberadaannya sering tidak terdeteksi.

·      Tahap 2

Wasir jenis ini mengalami pembesaran yang lebih besar dengan pelebaran vena yang lebih sehingga mulai bisa keluar masuk sendiri saat dan setelah buang air besar

·      Tahap 3

Jenis ini biasanya sudah mengalami pelebaran vena tahap lanjut sehingga pelebaran jenis ini sudah dapat dilihat secara kasat mata dan seringnya tidak dapat masuk sendiri dan harus dibantu oleh jari sesaat setelah bab

·      Tahap 4

Jenis ini merupakan tahapan akhir dimana pasien biasanya mengeluh sakit dan biasanya bisa disertai dengan darah dan pada tahapan ini penyelesaiannya biasanya adalah lewat operasi.

Treatment pasca operasi wasir

operasi terhadap wasir dikenal dengan hemoroidektomi dimana akan dilakukan pemotongan pada bagian anus yang mengalami pembesaran dengan local atau anastesi menyeluruh. Untuk jenis variasi prosedur penanganan wasir bisa dijelaskan lebih lanjut oleh dokter spesialis yang bersangkutan.

Namun pada pasca operasi wasir yang biasa dikeluhkan oleh pasien adalah nyeri pada saat bab dan bisa juga mengalami demam karena terjadinya infeksi dan ini dapat diatasi dengan pengobatan umum seperti paracetamol yang bisa dibeli di warung atau bisa berobat ke dokter terdekat.

Perlu kita ketahui bahwa wasir sendiri merupakan kondisi yang bersifat rekuren atau dapat kambuh Kembali, hal ini biasa terjadi pada semua pasien yang mengalami wasir. Karena penyakit wasir adalah hal yang terjadi karena pelebaran vena pada bagian anus baik itu yang bersifat internal maupun eksternal dan pembuluh darah vena ini.

Ketika kita terlalu banyak mengejan atau bahkan diare, akan menggesek dan mencederai seluruh permukaan pembuluh darah yang melingkari bagian anus tersebut sehingga biasanya tidak hanya satu atau dua yang berdampak terhadap pembesaran namun bisa saja semuanya.

Pada orang tua akan lebih perlu diwaspadai lagi karena pada kaum lansia pembuluh darah sudah tidak elastis lagi. sehingga apabila banyak kegiatan mengejan atau diare yang berkepanjangan.

Maka akan membuat pembuluh darah akan lebih mudah muncul wasir apabila tidak di rawat dengan baik.

Nah, setelah tahu beberapa fakta diatas kira-kira sudah paham ya kenapa wasir dapat muncul Kembali setelah operasi. Jadi untuk penanganannya Kembali ke diri kita masing-masing.

Kita harus banyak mengkonsumsi makanan yang dapat mempermudah kita untuk bab seperti sayur dan buah yang memiliki serat tinggi. Namun pada kondisi yang kurang fit. anda jangan makan sayur or buah yak arena bisa membuar diare karena pada kondisi yang kurang fit biasanya usus lebih susah mencerna makanan yang tinggi serat.

Sehingga ditakutkan akan membuat pasien lebih condong mengalami diare yang justru memperparah kondisi wasirnya. Pada kondisi yang kurang fit pasien bisa hanya makan makanan yang cair atau bubur agar saluran cerna lebih mudah untuk mencernanya. 

Take home message

Sampai disini pembahasan tentang wasir apabila ada yang ingin ditanyakan bisa lewat kolom komentar ya. Mudah-mudahan info ini bisa bermanfaat dan memberikan insight kepada banyak orang. Dan saya ingin mengingatkan bahwa kontrol ketat terhadap makanan yang bisa sekiranya menimbulkan wasir dalam jangka waktu kedepannya bisa dihindari serta harus awas terhadap kebiasaan mengejan waktu bab. Karena wasir sepenuhnya diakibatkan oleh kelalaian pasien menjaga makanan dan kebiasaan mengejan. Dan kontrol stress juga bisa dilakukan oleh pasien karena stress related ibs bisa terjadi dan memicu diare. Sekian terimakasih telah membaca blog diskusi Kesehatan teraktual semoga bisa membantu. See you next time.

Komentar

Postingan Populer